MENTAL MISKIN TETAP MISKIN




















Ferry Alexander

*MENTAL MISKIN TETAP MISKIN*
H: "Mas, apakah bisa bantu saya dapat pekerjaan"
T: "Oke, apa pekerjaan yang diinginkan?"
H: "Apa saja deh mas, yang penting kerja"
T: "Ok, mungkin saya bisa minta kolega saya untuk kamu jadi sales disana"
H: "Kalau bisa jangan yg suruh jualan deh mas, saya ga terlalu suka jualan"
T: "Oh gitu yah, oke...oke bentar yah, saya coba telp teman saya di Jakarta".
Setelah menghubungi teman saya, sayapun memberitahu yang bersangkutan.
T: Ok, H...kata teman saya dia sedang butuh admin untuk input penjualan.
H: "Waduh pak, saya ga bisa komputer"
T: "Ok, mengapa ga bisnis saja"
H: "Wah, itu butuh modal pak, saya ga punya modal"
T: " Oke, kalau misalnya saya ada teman yang bisa membantumu bisnis dg modal kecil/tnpa modal?"
H: "Itu pasti MLM multi level yah?, kalau yang kayak gituan nggak deh pak,gak suka MLM saya pak"
He..he...Saya belum selesai menjelaskan namun rasanya mendadak kehilangan kesabaran untuk membantu orang ini.
Banyak orang susah bukan karena ga ada KESEMPATAN, namun masalahnya ada pada SIKAPNYA
Teringat pesannya Jack Ma sang pendiri Alibaba, didunia ini orang yang paling sulit dilayani adalah orang BERMENTAL MISKIN.
Dikasih gratis "Saya mau diperalat apa nih?",
dikasih murah "Ini pasti barang jelek",
dikasih yang bagus "Ini pasti mahal",
dikasih yang modern, "Saya ga berpengalaman",
dikasih yang mudah, "Ah itu tradisional"
Hilangkan mental miskin... Belajarlah untuk ber- MENTAL KAYA...apapun harus dipelajari, dicoba, & dijalankan BUKA HATI LEBIH BESAR
tentunya dengan KEJUJURAN dan KESABARAN
Ini bagus buat bahan renungan :
"Orang bermental miskin adalah orang yang paling susah dilayani".
Diberi suatu peluang dengan gratis mereka pikir jebakan.
Ditawarkan investasi kecil mereka bilang hasilnya ga banyak.
Diajak investasi besar ga ada duit katanya.
Diajak melakukan hal2 baru merasa ga ada pengalaman.
Diajak jalanin bisnis tradisional
katanya berat persaingannya.
Diajak menjalankan model bisnis baru katanya Ribet
Diajak buka toko ngeluh ga bebas.
Diajak bisnis apa aja bilang ga punya keahlian.
Mereka punya kesamaan:
Nanya google, dengerin teman yg sama2 hopeless.
Mereka berpikir lebih banyak dari pada professor, namun bertindak lebih sedikit dari pada orang buta.
Tanyakan apa yg dapat mereka lakukan untuk hidup mereka, niscaya mereka ga bisa menjawab.
Orang bermental miskin gagal karena satu kesamaan sikap : "SEPANJANG HIDUP MEREKA HANYA MENUNGGU"
Kawan...
Benarkah kalian mau mengubah kehidupan kalian?
Teman2 Jack Ma semua menolak saat diajak kerjasama.
Semua menunggu hasil Jack Ma.
Namun saat dia sukses dgn Alibaba, teman2 nya sdh tak sanggup utk ikut menikmati karena saham Alibaba sdh tak terbeli oleh mereka.
Sebagian lainnya hanya bergumam : "Ya dia memang beda".
Ya... Jack Ma beda.
Bukan beda dari makanannya krn dia pun org biasa.
Bukan beda dari kecerdasan karena dia pun hanya guru bahasa inggris.
Tapi yg membedakan adalah ACTIONnya.
Saat kawan2 nya menunggu perubahan datang, Jack Ma melakukan sesuatu utk berubah.
Sampai kapan kita hanya menunggu dan tertinggal?
Lebih baik gagal dalam melakukan sesuatu.
Daripada tdk melakukan apa2 dalam hidup.
Kita bukan mayat hidup
*Negative thinking going nowhere*

Salam Sukses menembus batas perubahan

Komentar